Fraksi Gerindra DPRD Lampung Selatan Soroti Defisit 125 Milyar 858 Juta Lebih APBD Lamsel
Lampung Selatan, Barometer Lamung.co – Fraksi Gerindra DPRD Lampung Selatan menyoroti APBD Lampung Selatan yang defisit sebesar 125 Milyar 858 Juta lebih. Untuk itu, Fraksi Gerindra meminta kedepan agar dalam penyusunan anggaran dan belanja harus seimbang, terukur dan realistis.
Juru bicara Fraksi Gerindra/Farizal Purba mengatakan, laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2022, dari hasil audit BPK mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian atau WTP. Hal ini merupakan perolehan WTP yang ke-7 secara berturut-turut, untuk itu fraksi gerindra memberikan apresiasi atas perolehan tersebut, sehingga koordinasi dan penerapan prinsip akuntansi yang akuntabel dan transparan dapat terpenuhi dengan baik.

Namun ada beberapa hal yang mendapat perhatian dalam laporan realisasi anggaran tahun 2022 tersebut, realisasi pendapatan mencapai 2 triliyun 139 milyar lebih dari target sebesar 2 triliyun 213 milyar lebih, dengan belanja realisasi 2 tilyun 265 milyar lebih, sehingga adanya defisit sebesar lebih 125 milyar 858 juta lebih.
Sehingga APBD tahun anggaran 2022 tidak seimbang antara pendapatan daerah dan belanja daerah. Untuk itu menjadi catatan kedepan agar dalam penyusunan anggaran dan belanja harus seimbang terukur dan realistis, karena pendapatan yang baik salah satu bentuk kemandirian daerah, dan mencerminkan kondisi ekonomi daerah yang stabil.
hal itu disampaikan Farizal Purba Pada Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2022 di ruang sidang utama DPRD setempat. (12/6/2023).
Setelah mendengarkan dan menganalisa secara seksama laporan ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2022, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Lampung Selatan akhirnya siap membahas secara detail, mendalam dan transparan bersama OPD terkait. (dd)
