Nanang Akan Naikkan Tunjangan BPD di Perubahan
Kalianda, barometerlampung.co – Sekitar seratusan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tergabung dalam Forum Komunikasi BPD (FKBPD) Kabupaten Lampung Selatan mendatangi kantor bupati setempat.
Kedatangan lembaga sebagai perwakilan masyarakat di desa itu untuk menyampaikan aspirasi kepada bupati. Mereka menuntut kenaikan tunjangan.
Tak perlu menunggu lama, sekitar 10 orang perwakilan FKBPD diterima langsung Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto di ruang kerjanya, Kamis (13/8/2020).
Dalam pertemuan itu Ketua FKBPD Kabupaten Lampung Selatan, Samsuddin, HR mewakili seluruh anggotanya menyampaikan keinginan tentang peningkatan kesejahteraan dan operasional BPD yang selama ini masih sangat kecil nilainya.
Dia menyebut, tunjangan BPD selama ini sangat minim. Untuk ketua BPD, setiap bulan rerata sekitar Rp.300 ribu. Sedangkan, anggotanya mendapat tunjangan lebih kecil. Dengan pertemuan itu, diharapkan ada perhatian khusus.
“Kami para BPD memohon kepada Pak Nanang untuk memikirkan kesejahteraan BPD. Kami minta kenaikan tunjangan dan bantuan operasional yang telah kami sampaikan beberapa bulan lalu,” tukas Samsuddin.
Sementara, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto di depan Forum Komunikasi BPD Kabupaten Lampung Selatan menerima dengan baik aspirasi yang disampaikan perwakilan anggota BPD tersebut.
Prinsipnya, mantan BPD dan Kepala Desa Way Galih Kecamatan Tanjung Bintang ini setuju dengan semua usulan BPD. Namun, tetap mengikuti prosedur dan ketentuan.
Nanang pun berjanji akan mengupayakan peningkatan kesejahteraan dan bantuan operasional para anggota BPD di anggaran perubahan.
“Nanti kita upayakan di anggaran perubahan. Agar pendapatan BPD bisa sama dengan aparatur lainnya, seperti kadus dan kaur desa. Tapi tetap mengikuti prosedur dan aturan sesuai dengan Undang-Undang yang ada di desa,” tandasnya. (Bs/kmf)
11 Nanang Beri Apresiasi Kreatifitas dan Inovasi Desa Bumi Jaya
Kalianda, barometerlampung.co – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto didampingi Ketua Jantung Sehat Lampung Selatan, H. Winarni Nanang Ermanto meresmikan Alun-alun Desa Bumi Jaya Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan. Rabu (12/8/2020).
Pada kegiatan tersebut kedatangan rombongan orang nomor satu dilampung selatan itu disambut baik oleh masyarakat setempat dengan antusias warga yang ingin bertemu secara langsung dan berswafoto bersama.
turut hadir pada acara peresmian tersebut, Ketua DWP Lampung Selatan, Yani Thamrin, Para Kepala OPD terkait, Camat Candipuro, Wasidi dan Kepala Desa Bumi Jaya, Aris Mustofa.
Pada kesempatan tersebut dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengapresiasi ide kreatif dan inovasi yang dilakukan Kepala Desa Bumijaya, Aris Mustofa.
Karena, dengan inisiatif dan inovasinya yang telah dilakukannya kini fungsi lapangan desa bertambah. Dimana selain sebagai sarana olahraga bagi masyarakat, juga berfungsi sebagai pusat kegiatan perekonomian desa tersebut.
Nanang Ermanto juga memberikan apresiasinya atas langkah Kades Bumijaya yang telah melakukan berbagai program guna menggairahkan perekonomian di tengah pandemi covid-19.
“keberadaan Alun-Alun ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Bumi Jaya, apalagi bila dikelola dengan profesional, alun-alun ini akan menjadi salah satu obyek wisata atau destinasi wisata kuliner di Kecamatan Candipuro”, Ujarnya.
“Saya harap, alun-alun ini bukan saja dapat dinikmati sebagai tempat hiburan dan destinasi wisata baru, yang mampu meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat semata, akan tetapi dapat menjadi ikon kebanggaan seluruh warga masyarakat Bumi Jaya,” Pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama Aris mustofa menjelaskan dalam sambutannya bahwa Alun-alun Desa tersebut dibangun menggunakan dana desa dengan alokasi anggaran sebesa Rp. 200.000.000 (dua ratus juta rupiah) yang dikerjakan dengan gotong-royong masyarakat Desa setempat.
“Merupakan kehormatan bagi kami, masyarakat desa Bumijaya karena Bupati bersama jajaran berkenan hadir di desa kami dalam rangka peresmian alun-alun desa Bumijaya,”kata Aris Mustafa.
“Alun-alun desa tersebut di lapangan desa bumi jaya dengan luas sekitar 100 x 100 m2, disini kita kembangkan sehingga saat ini juga berfungsi sebagai pusat kuliner. Tentunya kami tetap menjaga kondisi desa agar tetap aman dan kondusif,” Ujarnya.
Aris Mustofa juga menjelaskan dalam sambutannya selain pembangunan, Desa Bumi daya juga memaksimalkan peran Dasa Wisma.
“Saat ini kami mempunyai 48 kelompok Dasa Wisma, 1 Kelompok ada 20 orang. Kelompok tersebut telah mengembangkan tanaman toga unggulan yakni gingseng merah,”Ucapnya.
“Kami juga telah bekerjasama dengan sidomuncul terkait toga tersebut, Bahkan sidomuncul saat ini membawa 1 kwintal perhari tanaman tersebut, untuk itu saya mohon agar ditengok apa yang sudah kami lakukan,” Lanjutnya.
Pada kegiatan tersebut selain peresmian alun-alun desa juga dilakukan senam bersama masyarakat, selanjutnya rombongan bupati melakukan peninjauan stand pameran kuliner dilokasi setempat. (BS/KMF)
